Baca Juga
Home / Pilihan Investasi / Investasi Obligasi

Investasi Obligasi

ORI-012-Pemerintah-Indonesia-Perencana-Keuangan-Independen-Finansialku

APA ITU OBLIGASI?

Obligasi merupakan surat tanda bukti hutang, merupakan bukti bahwa kita memberikan hutang kepada perusahaan tertentu atau pemerintah. Pihak yang berhutang akan memberi bunga untuk jangka waktu tertentu. Jangka waktu pengembalian hutang lebih dari satu tahun.

Berdasarkan pajak yang dikenakan kepada obligasi, obligasi dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

Obligasi dengan kupon (interest bearing bond)
Pada jenis ini, bunga dari obligasi yang kita dapatkan akan dipotong sebesar 20% untuk pajak penghasilan. Dan juga jika ada keuntungan dari penjualan obligasi maka keuntungan tersebut akan dipotong juga sebesar 20%.

Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond)
Pada jenis ini, pajak hanya dikenakan pada keuntungan penjualan dari obligasi sebesar 15%, namun begitu bunga yang kita dapatkan dari obligasi akan kita dapatkan secara utuh tanpa terpotong pajak.

TATA CARA PERHITUNGAN PAJAK OBLIGASI

Pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final atas penghasilan yang diterima dari obligasi yang diperdagangkan atau dilaporkan perdagangannya di bursa efek, dilakukan oleh :

• Penerbit obligasi (emiten) atau kustodian yang ditunjuk selaku agen pembayaran :
- Bunga yang diberikan pada pemegang obligasi sudah otomatis dipotong pajak (pada obligasi kupon)
- Ketika obligasi jatuh tempo, pemberian nilai bunga dan keuntungan dari selisih nilai obligasi langsung dipotong pajak.

• Perusahaan efek (broker) atau bank selaku pedagang perantara :
- Pada saat transaksi jual beli obligasi, pajak akan langsung dikenakan baik bunga maupun nilai selisih ketika transaksi dilakukan.
- Bunga diberikan kepada perantara penjual obligasi kemudian diteruskan kepada pihak pembeli obligasi.

KEUNTUNGAN OBLIGASI

Memberikan pendapatan tetap (fixed income) berupa kupon

Hal ini merupakan ciri utama obligasi, dimana pemegang obligasi akan mendapatkan pendapatan bunga secara rutin selama waktu berlakunya obligasi. Bunga yang ditawarkan obligasi, umumnya lebih tinggi daripada bunga yang diberikan deposito atau SBI.

Keuntungan atas penjualan obligasi (capital gain)
Disamping penghasilan berupa kupon, pemegang obligasi dapat memperjualbelikan obligasi yang dimilikinya. Jika pemegang obligasi menjual lebih tinggi dibandingkan dengan harga belinya maka tentu saja pemegang obligasi tersebut mendapatkan selisih yang disebut dengan capital gain. Jual beli obligasi tersebut dapat dilakukan di pasar sekunder melalui para dealer atau pialang obligasi.

Zakat-saham-dan-obligasiRESIKO OBLIGASI

Risiko perusahan tidak mampu membayar kupon obligasi maupun risiko perusahaan tidak mampu mengembalikan pokok obligasi
Ketidakmampuan perusahaan dalam membayar kewajiban dikenal dengan istilah default. Meskipun jarang terjadi, namun default bisa saja terjadi ketika penerbit obligasi tidak mampu membayar baik bunga maupun pokok obligasi.

Risiko Tingkat Suku Bunga (Interest Rate Risk)
Pergerakan harga obligasi sangat ditentukan pergerakan tingkat suku bunga. Pergerakan harga obligasi berbanding terbalik dengan tingkat suku bunga, artinya jika suku bunga naik maka harga obligasi akan turun. Sebaliknya, jika suku bunga turun maka harga obligasi akan naik. Investor obligasi harus memahami cara memperkirakan tingkat suku bunga sehingga dapat memperkirakan apakah harus terus memegang suatu obligasi, membeli obligasi baru atau menjual obligasi yang dipegang saat ini. Perdagangan obligasi sangat dipengaruhi tingkat suku bunga. Jika tingkat suku bunga mengalami kenaikan, maka nilai obligasi menjadi turun, yang berarti obligasi akan dijual dengan diskon atau dijual lebih murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes
Ahsanul KabirWeb Development