Baca Juga
Home / Artikel Terbaru / Investasi Terbaik di Masa Krisis

Investasi Terbaik di Masa Krisis

PILIHAN INVESTASI

Para pengamat Ekonomi dalam negeri menganggap Indonesia saat ini sudah berada dalam masa krisis, beberapa indikator seperti mahalnya dollar, turunnya pertumbuhan Ekonomi menjelaskan bahwa kondisi ekonomi negara ini memang sedang berada dalam masa krisis.
Rakyat sendiri sudah bisa merasakan bahwa kondisi ekonomi memang sedang lesu. Para pedagang mengeluhkan karena turunnya penjualan, para pegawai mulai mengkhawatirkan terjadinya PHK, dan para ibu rumah tangga mengeluhkan kenaikan harga bahan pangan adalah bukti nyata bahwa kondisi Ekonomi Indonesia sedang dalam masa krisis.
Namun dalam setiap masa krisis selalu terbuka kesempatan besar yang dapat kita gapai, itu sebabnya selalu banyak orang kaya baru bermunculan ketika suatu negara pulih dari masa krisisnya. Mereka adalah orang-orang yang dengan cermat dan positif thinking melihat adanya peluang besar di saat orang lain dipenuhi dengan kekhawatiran dan rasa takut.
Hari ini KelasInvestasi.com akan membahas beberapa peluang investasi yang menarik yang layak anda pertimbangkan di masa krisis seperti saat ini.

INVESTASI DI DALAM DOLLAR
Dalam 3 tahun terakhir, dollar Amerika naik dari 9000an ke 14.000an, jika anda membeli dollar di tahun 2012 lalu dan menjualnya saat ini (September 2015) maka anda akan memperoleh keuntungan kurang lebih 50% dari modal anda. Persentasi keuntungan yang sangat sulit disaiingi oleh produk-produk investasi lainnya dalam periode yang sama.
Banyak analis mata uang yang memprediksi penguatan dollar terhadap rupiah masih dapat terus berlangsung, rupiah masih akan mencoba menembus level psikologis di 15.000 dan jika berhasil ditembus kemungkinan akan terjadi kepanikan baru, dan dollar dapat terus naik sampai ke level 17.000 dalam beberapa bulan kedepan.

Kenaikan dollar disebabkan oleh 2 faktor:
Faktor dari luar negeri, dimana terjadi penguatan dollar terhadap hampir semua mata uang dunia (sejak April 2014 – Maret 2015), dalam periode ini bukan hanya rupiah yang melemah terhadap dollar tapi semua mata uang kuat dunia termasuk EURO, Poundstreling, Yen dan Yuan.

Namun meskipun kenaikan dollar terhadap mata uang lainnya sudah berhenti, nilai tukar rupiah masih terus melemah terhada dollar, karena faktor utama yang mempengaruhi pelemahan rupiah saat ini adalah kelesuan ekonomi dalam negeri.

Jadi jika anda adalah seorang yang percaya bahwa ekonomi Indonesia masih akan terus memburuk dalam beberapa bulan kedepan investasi dollar adalah pilihan yang paling tepat bagi anda. Hal lain yang dapat mempengaruhi harga dollar adalah krisis ekonomi global yang juga banyak dibahas oleh para analis. Jika kembali terjadi kejatuhan pasar keuangan dunia seperti tahun 2008 lalu, dollar kemungkinan akan menjadi pilihan investasi banyak pihak karena dianggap instrumen investasi paling aman saat ini, dan kondisi tersebut akan membuat nilai dollar terhadap mayoritas mata uang dunia akan kembali naik.

Sebaliknya jika anda beranggapan ekonomi akan segera pulih inilah saat yang tepat untuk mencairkan keuntungan anda dan mulai memegang rupiah.

goldINVESTASI EMAS
Investasi dalam bentuk logam mulai adalah pilihan investasi membuat banyak orang merugi dalam 4 tahun terakhir, harga emas dunia turun dari $1900 per troy once, sampai ke level $1100 per troy once penurunan hampir 50% dalam periode 4 tahun. Emas adalah instumen investasi yang hampir tidak memiliki nilai riil, karena dalan masa modern seperti ini kebutuhan akan emas terus menurun, di sisi lain jumlahnya selalu bertambah karena proses penambangan emas terus dilakukan.

Secara ilmu ekonomi ketika permintaan turun dan penawaran naik maka harga seharusnya akan turun, penurunan kebutuhan akan emas terjadi karena trend menggunakan emas sebagai perhiasan atau dan indikator status sosial turus menurun dari tahun ke tahun artinya menurut prinsip ekonomi harga emas seharusnya terus turun di masa yang akan datang.

Namun emas saat ini bukan lagi sebuah logam yang dibutuhkan, melainkan sebuah instrumen investasi, dan ketika suatu barang sudah dianggap sebagai instrumen investasi prinsip supply dan demand tidak selalu berpengaruh terhadap pergerakan harga.

Faktor yang akan mempengaruhi naik turunnya harga emas adalah kepercayaan masyarakat dunia terhadap emas, jika kepercayaan dunia naik terhadap emas, maka harga emas akan bergerak naik karena orang-orang akan bersedia membeli emas di harga yang lebih mahal, sebaliknya jika kepercayaan masyarakat turun, maka harga emas akan cenderung turun.
Jika melihat kebelakang kepercayaan masyarakat terhadap emas akan naik justru ketika dunia dalam kondisi krisis, krisis adalah masa ketika masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap berbagai hal yang sebelumnya mereka percayai.

Dalam masa krisis masyarakat cenderung tidak percaya terhadap mata uang negaranya sendiri karena beranggapan ekonomi di negaranya dalam bahaya, masyarakat juga kehilangan kepercayaan akan kinerja perusahaan-perusahaan yang ada (saham), karena beranggapan di masa krisis keuntungan saham akan cenderung turun, merugi sampai bangkrut, hal itu menyebabkan harga-harga saham mengalami penurunan di masa krisis. Di masa krisis masyarakat juga umumnya akan mengerem ekspansi bisnisnya karena resiko yang meningkat. Harga properti juga cenderung turun, karena kemampuan ekonomi masyarakat cenderung turun, dan bank semakin berhati-hati dalam memberikan kredit.

Dalam masa seperti inilah masyarakat (investor) akan mencari instrumen investasi yang dianggap aman, yang tidak akan berubah oleh waktu dan krisis, dan dalam kondisi seperti inilah emas sering kali menjadi pilihan, karena meskipun tidak berguna, dan tidak menghasilkan apa-apa, emas adalah instrumen yang tidak berubah dari masa ke masa, itu sebabnya dalam masa krisis harga emas justru sering mengalami kenaikan.

Namun perlu digaris bawahi harga emas ditentukan dari pergerakan di pasar dunia, jadi krisis yang terjadi di salah satu negara belum tentu berpengaruh terhadap harga emas kecuali pengaruh negaranya sangat besar untuk ekenomi dunia seperti Amerika Serikat atau China.

Kenaikan nilai tukar dollar terhadap rupiah membuat penurnan harga emas dunia dalam beberapa ahun terakhir tidak terlalu terasa di Indonesia karena harga emas dunia dihitung dalam dollar jadi meskipun harga emas dunia turun dalam dollar namun penurunannya tertutupi oleh kenaikah nilai dollar terhadap rupiah, hal ini bisa memberikan kita keuntungan ganda jika dollar terus naik disertai dengan kenaikan harga emas, atau juga kerugian ganda ketika harga emas turun dan nilai dollar juga turun.

132116_620INVESTASI SAHAM
Dalam dunia investasi keuangan, bursa saham adalah salah satu investasi yang paling reaktif terhadap kondisi ekonomi dunia dan dalam negeri, ketika terjadi krisis seperti saat ini harga saham umumnya yang paling pertama dan paling banyak turun. Namun di sisi lain, harga saham juga yang akan paling cepat dan paling banyak naik ketika ekonomi masuk ke dalam masa pemulihan.

Itulah sebabnya investasi saham sering dianggap sebagai investasi yang beresiko tinggi dan merugikan investor ketika terjadi krisis, sebagai contoh saham Astra International turun dari 2500an/lembar di awal tahun 2008 sampai ke level 600an di bulan Oktober tahun yang sama. Namun jika kita memanfaatkan krisis tahun 2008 tersebut untuk membeli saham Astra International di harga 600an, tahun ini saham ASII (code saham Astra International) sempat diperdagankan di harga 8500 per lembar naik 1200% dalam 7 tahun.

Jadi masa krisis sebenarnya adalah masa yang paling tepat untuk kita berinvestasi di para modal, karena dalam masa ini saham-saham umumnya. Namun tentunya kita juga harus memiliki pengetahuan yang cukup terhadap perusahaan yang sahamnya akan kita beli, jangan sampai kita membeli saham-saham yang justru bangkrut di masa krisis dan sahamnya akan kehilangan harganya sama sekali.

Bagi investor pemula disarankan membeli saham dari perusahaan-perusahaan yang secara fundamental  sangat kuat. Saham-saham seperti Bank Mandiri, BCA, BRI, Indofood, Astra International, dan banyak perusahaan BUMN adalah saham-saham yang bisa dibilang anti bangkrut dan sangat menarik dibeli sahamnya pada masa krisis yang membuat harganya terdiscount besar.

REKSADANA
Jika anda tidak memiliki keberanian atau waktu untuk belajar untuk berinvestasi saham, reksadana selalu menjadi opsi yang baik bagi anda yang percaya bahwa investasi di pasar saham adalah investasi terbaik dalam di masa krisis. Dengan memilih reksadana saham atau reksadana campuran kita secara tidak langsung akan berinvestasi di pasar modal namun dana kita akan dikelola oleh manajer investasi yang sudah berpengalaman di bidang ini. Untuk pilihan investasi ini carilah reksadana yang NAB nya sudah turun signifikan di masa krisis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes
Ahsanul KabirWeb Development