Baca Juga
Home / Pengetahuan Dasar / PD Reksadana / Memahami Fungsi Bank Kustodian

Memahami Fungsi Bank Kustodian

Bank Kustodian merupakan  lembaga keuangan yang bertanggung jawab menyimpan dan menjaga berbagai aset perusahaan investasi secara kolektif. Aset dapat mencakup semua jenis sekuritas termasuk saham atau obligasi, serta aset seperti perhiasan atau barang berharga lainnya. Manajer investasi hanya memiliki hak untuk mengelola dana berupa cash maupun instrumen investasi, namun untuk alasan keamanan seluruh aset tersebut wajib disimpan di Bank Kustodian, sehingga menutup kemungkinan salah satu pihak dalam menggelapkan dana investor. Untuk menjadi bank kustodian, sebuah institusi harus mendapat izin dari Bank Indonesia serta mendapat persetujuan dari OJK.

Fungsi dari bank kustodian bukan hanya menyimpan dana, berikut ini adalah beberapa fungsi bank kustodian lainnya, yaitu:

  1. Mengerjakan Fungsi Administrasi
    Bank Kustodian bertanggung jawab melakukan proses administrasi dan pencatatan dari setiap intrumen yang disimpannya.  Proses pencatatan yang dilakukan termasuk jual-beli saham, pengiriman surat konfirmasi atas transaksi jual-beli, pengalihan dan perhitungan unit, pencairan deposito, hingga pengiriman laporan bulanan.
  1. Mengawasi Manajer Investasi
    Bank Kustodian juga bertugas mengawasi manajer investasi agar tidak mengambil kebijakan yang dapat merugikan investor pemilik modal. Apabila terjadi pengelolaan yang menyalahi ketentuan, bank kustodian memiliki tanggung jawab memperingatkan pihak manajer investasi. Jika peringatan tersebut tidak dihiraukan oleh pihak manajer bank kustodian bertugas membawa kasus ini ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Untuk alasan keamanan bank kustodian mutlak tidak boleh memiliki hubungan spesial dengan salah satu pihak, baik manajer investasi maupun investor. Sebagai contoh, bila Bank XXX merupakan manajer investasi pada salah satu produk reksadana, maka asset dari produk reksadana tersebut tidak boleh disimpan di Bank Kustodian yang memiliki hubungan dengan Bank XXX, meskipun ada kemungkinan Bank XXX juga memiliki izin sebagai bank kustodian.

Berikut adalah beberapa contoh reksadana berikut dengan manajer investasi dan bank kustodiannya.

NewPicture014Sebagai Investor keberadaan Bank Kustodian sangatlah penting, pastikan anda mengetahui Bank Kustodian yang digunkaan oleh menajer investasi yang mengelola reksadana anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes
Ahsanul KabirWeb Development