Baca Juga
Home / Editor Picks / Pentingnya Memahami Asuransi Jiwa

Pentingnya Memahami Asuransi Jiwa

tenggelem dua

Pada dasarnya, perencanaan keuangan setiap individu harus disesuaikan dengan tujuan finansialnya di masa depan. Maka dari itu, untuk membantu menyederhanakan setiap kebutuhan untuk membangun masa depan anda, anda perlu mengetahui 3 jenis warna uang; yaitu warna hijau, warna merah dan warna biru.

Uang yang berwarna hijau berfungsi untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari. Mungkin anda mengenalnya sebagai uang yang biasanya ada di dompet, ATM, ataupun electronic money, yang siap untuk membiayai keperluan anda setiap harinya.

Uang yang berwarna merah berfungsi untuk mencari keuntungan, biasanya uang tersebut digunakan untuk membeli aset seperti saham, reksadana, properti dan lain – lain.

Warna uang yang terakhir adalah warna biru yang berfungsi untuk melindungi uang lainnya disaat yang lainnya tidak berfungsi dengan baik atau terhambat. Jenis uang biru ini adalah uang yang pasif, yang baru akan aktif disaat terjadi sesuatu pada anda, atau asset anda. Uang yang berwarna biru ini umumnya digunakan untuk membeli polis asuransi jiwa, asuransi umum, reasuransi, maupun BPJS.

Asuransi Jiwa

Asuransi sendiri ada beberapa jenis, tergantung pada kebutuhan masing – masing individu. Ada yang menjamin dan memproteksi kelangsungan hidup seseorang, yang disebut dengan Asuransi Jiwa. Ada juga yang memproteksi aset atau barang yang dimiliki seseorang dengan alasan barang tersebut memiliki nilai yang berharga, asuransi ini disebut Asuransi Umum.

Asuransi yang paling banyak diminati tenaga pemasar dan nasabah adalah Asuransi Jiwa. Asuransi ini membantu seseorang merasa aman dari resiko yang mungkin terjadi pada kondisi kesehatannya atau pada kelangsungan hidupnya. Salah satu tujuan utama nasabah yang memiliki Asuransi Jiwa adalah jika suatu saat terjadi sesuatu pada mereka, misalnya kecelakaan atau musibah, dan keran penghasilan mereka tersumbat, Asuransi Jiwa bisa meng-cover kebutuhan yang harus dipenuhi selama masa pemulihan.

Mekasnisme Perhitungan dalam Asuransi Jiwa

Setiap orang memiliki kondisinya masing – masing, dan tentu saja, resiko yang bisa dialami  juga tidak sama. Jumlah yang dibayarkan untuk resiko seseorang tentunya berbeda – beda, tergantung pada nilai ekonomis yang melekat pada orang tersebut. Resiko seseorang berusia 23 tahun yang baru mulai bekerja dan masih lajang tentunya berbeda dengan resiko yang dimiliki oleh seorang kepala keluarga yang memiliki 3 anak.

Nilai ekonomis dalam asuransi adalah nilai yang harus di-cover oleh pihak asuransi, untuk menjamin kebutuhan nasabah saat terjadi resiko. Nilai ekonomis seseorang dapat dihitung dengan satuan periode waktu, dengan begini anda dengan mudah bisa menghitung sendiri nilai ekonomis anda. Misalnya, dalam menghitung nilai ekonomis seorang kepala keluarga yang menjadi tulang punggung keluarga, dengan seorang istri dan 3 orang anak, kita memerlukan data, berapa kebutuhan mereka per orang dalam kondisi normal.

NewPicture136
Jadi nilai ekonomis dari Bapak tersebut adalah total kebutuhan Bapak tersebut ditambah dengan total kebutuhan orang – orang yang bergantung padanya. Nilai tersebut yang biasanya menjadi patokan seorang financial planner atau agen asuransi dalam menentukan jumlah pertanggungan yang dibutuhkan.

Seorang financial planner harus bisa mengukur nilai ekonomis dengan baik agar jumlah pertanggungan yang diberikan cukup untuk mempertahankan gaya hidup normal nasabah bila suatu resiko terjadi.

Sebagai nasabah, anda juga harus memahami kondisi finasnsial anda sendiri. Kondisi finansial nasabah adalah salah satu factor penting dalam menentukan pertanggungan nasabah dan premi yang harus ia bayarkan.

Bila pertanggungan yang diberikan terlalu besar, kemungkinan premi yang harus dibayarkan menjadi terlalu mahal. Hal ini bisa menyulitkan nasabah dan ada kemungkinan ia tidak mampu membayar. Sebaliknya, jika pertanggungan yang diberikan terlalu kecil, ada kemungkinan tidak semua kebutuhan nasabah ter-cover saat terjadi resiko.

Hal-hal di atas biasanya terjadi karena ada conflict of interest dalam bisnis ini. Oleh karena itu sebaiknya nasabah bisa menghitung sendiri berapa besar pertanggungan yang dibutuhkan berdasarkan nilai ekonomisnya.

Manfaat Tambahan dalam Asuransi Jiwa

Asuransi Jiwa biasanya dilengkapi dengan riders atau manfaat tambahan yang berupa asuransi kesehatan. Beberapa produk yang sering kita lihat ditawarkan oleh tenaga pemasar, adalah jaminan kartu kesehatan, pertanggungan sakit kritis, pengganti income dan banyak variasi produk lainnya, yang semakin lama semakin berkembang, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Beberapa riders yang ditawarkan tentunya digunakan untuk membantu seorang nasabah agar tidak perlu memiliki banyak polis asuransi, baik polis elektronik ataupun buku polis, karena semua dokumen perjanjian bisa diletakkan dalam satu polis yang sama.

Beberapa perusahaan besar seperti Prudential, Allianz, Manulife dan Generali memiliki ribuan tenaga pemasar atau financial planner yang siap membantu anda dalam merencanakan proteksi yang sesuai dengan kebutuhan anda baik hanya asuransi jiwa ataupun menggunakan riders yang tersedia.

Sebagian perusahaan yang bergerak di bidang Asuransi Jiwa umumnya menawarkan produk perlindungan yang digabungkan dengan investasi atau sebutan lainnya adalah unitlink. Biasanya perusahaan tersebut bekerja sama dengan perusahaan reksadana untuk mengelola premi yang diinvestasikan nasabah.

Namun jika kembali pada konsep dasarnya, sebaiknya kita tidak terlalu mengharapkan return dari produk investasi yang berbasis premi asuransi jiwa, karena memang uang warna biru bukan untuk mendapatkan keuntungan, tetapi menjadi uang yang berjaga – jaga ketika uang warna merah dan warna hijau berhenti.

Mempersiapkan diri untuk hal buruk yang mungkin terjadi di masa depan bukan berarti kita bersikap ‘parno’.  Hal ini juga termasuk bagian dari merencanakan masa depan. Manusia tidak bisa tahu apa yang akan terjadi di masa depan, maka itu, kita semua diwajibkan untuk berjaga – jaga.

Membeli produk asuransi adalah salah satu langkah yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan diri. Dalam membeli produk Asuransi Jiwa, kita perlu perencanaan yang matang dan sedini mungkin karena kita tidak pernah tahu bentuk resiko apa yang mungkin terjadi, dan kapan resiko tersebut terjadi. Disamping itu, masa kontrak yang berlaku dalam asuransi jiwa tidaklah sebentar. Jadi tidak ada gunanya menunda dan membuang – buang waktu.

Selain itu, kita memang memerlukan seorang financial planner dalam proses pembelian produk asuransi jiwa, namun, sebaiknya kita juga mengerti seberapa besar yang kita perlukan dan seperti apa produk yang kita butuhkan. hal ini bertujuan agar pembelian kita signifikan dan tidak berlebihan atau malah kurang.

Plan your future, protect your risk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes
Ahsanul KabirWeb Development