Baca Juga
Home / Headline / Resolusi Keuangan di 2018!

Resolusi Keuangan di 2018!

kuning

Menghadapi tahun yang baru, ada baiknya memperbaharui dan menyusun lagi rencana – rencana anda. Memasuki tahun 2018, tentunya kondisi ekonomi dan politik Indonesia tidak sama seperti tahun lalu. Kondisi finansial anda mungkin juga perlu ditilik kembali.

Apakah rencana keuangan anda tahun 2017 terealisasi dengan baik? Ataukah ada yang perlu ditata ulang? Ada baiknya anda mengevaluasi kembali perencanaan keuangan anda. Apa saja yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan. Berikut  beberapa poin sederhana namun penting yang harus anda ketahui dalam menata ulang rencana keuangan anda.

  1. A healthy cashflow for a start.

Pemasukan anda adalah inti rencana keuangan anda. Anda tak bisa mengatur dengan jelas keuangan anda tanpa tahu dengan pasti berapa pemasukan yang anda miliki setiap bulannya. Namun, tidak semua dari kita memiliki pemasukan  tetap. Lalu bagaimana cara mengatasi ini? Caranya cukup dengan membenahi cashflow anda. Pengeluaran dan pemasukan yang jelas dan imbang berarti keuangan anda sehat. Seperti pepatah yang sudah sering anda dengar, jangan sampai besar pasak daripada tiang.

Masih banyak dari kita, yang mengalami masalah ‘tidak tahu uang saya habis untuk apa’. Banyak pengeluaran – pengeluaran kecil tak terencana yang tanpa sadar menggerus habis uang anda. Mulailah menjadi lebih bijaksana dan cermat dalam mengatur keuangan. Catat pengeluaran anda.  Jika anda tidak punya waktu untuk mencatat pengeluaran – pengeluaran, anda bisa mencoba mengalokasikan pemasukan anda setiap bulannya. Buat pos – pos pengeluaran sesuai dengan fungsinya. Ini akan membantu anda mengetahui dengan tepat kemana semua uang anda pergi.

  1. Jangan lupa menabung!

Di awal tahun ini, cobalah bertanya pada diri anda sendiri, “Apakah saya sudah punya tabungan?”. Jika belum, 2018 adalah tahun yang baik untuk memulai! Menabung bukan berarti hanya menyimpan sisa dari pengeluaran anda selama sebulan. Alokasikan dana khusus untuk tabungan anda. Dan ingat, tabungan tak bisa anda gunakan di tengah atau akhir bulan saat anda kehabisan uang.

Jika anda merasa kesulitan karena tidak punya kebiasaan menabung, buatlah tujuan – tujuan! Menabung akan jauh lebih mudah saat anda memiliki tujuan yang jelas. Misalnya; menabung untuk biaya menikah, menabung untuk membeli rumah demi calon istri, menabung untuk sekolah yang lebih tinggi. Banyak sekali alasan untuk anda menabung! Dan jika anda masih belum puas dengan alasan –alasan tersebut, menabunglah untuk berjaga-jaga. Tidak ada yang tahu apa yang bisa terjadi di masa depan. Anda bisa saja mengalami krisis keuangan, mengalami musibah, atau apapun yang tak terduga.

Tak perlu muluk – muluk, anda bisa memulai dengan menyisihkan secara rutin 10% atau 5% dari pemasukan anda. Buat rekening terpisah agar uang tabungan anda tidak tercampur dengan uang untuk keperluan lainnya. Dan jangan lupa, jangan tergoda menghabiskan tabungan untuk hal yang tak perlu!

  1. Debt Free.

Siapa yang suka menanggung beban hutang?  Tentu tidak ada. Berhutang adalah salah satu masalah yang memberatkan lebih dari 60% dari masyarakat Indonesia. Jika anda tidak memiliki hutang, cobalah untuk menghindarinya sebisa mungkin, apalagi untuk hal – hal yang tidak perlu seperti untuk barang – barang tersier, atau hal – hal yang sebenarnya bisa diatasi tanpa harus berhutang. Dan jika anda masih memiliki hutang, kami menyarankan anda untuk segera melunasinya. Hutang adalah salah satu pos pengeluaran tak perlu yang bisa memperburuk kondisi keuangan anda.

Jika anda khawatir, ‘bagaimana jika suatu saat saya ada di kondisi yang terjepit dan butuh uang?’, inilah gunanya menabung. Selalu lebih baik mencegah daripada memperbaiki. Daripada berhutang dan memberatkan keuangan anda di masa depan, mengapa tidak berhemat sekarang?

  1. Investasi.

Inflasi akan terus terjadi namun anda belum tentu mendapat kenaikan gaji. Bagaimana cara mengatasi ini? Investasi!

Menabung saja sebenarnya tidak cukup, bagaimanapun, tabungan anda tidak akan bertumbuh sendiri mengikuti jalannya inflasi. Mengutip Detik Finance,  menurut Analis Recapital Asset Management Kiswoyo Adi Joe, instrument investasi saham dan reksadana tahun ini masih cukup menjamin. Tak hanya saham dan reksadana, masih banyak investasi lain yang bisa anda jajal jika anda belum pernah berinvestasi sebelumnya. Tentu saja anda tak bisa sembarangan berinvestasi. Langkah awal yang bisa anda lakukan adalah, mencari tahu dengan seksama investasi mana yang cocok dengan anda, dan jika anda mulai ragu, carilah bantuan. Di dunia keuangan, sangat banyak ahli profesional, seperti manajer investasi atau penasehat keuangan yang bisa membantu anda.

Dan bagi anda yang sudah memiliki asset investasi, alangkah baiknya jika di awal tahun ini anda menilik kembali portofolio anda dan menyusun strategi investasi yang baru.  Jika tahun kemarin portofolio anda tidak memberikan hasil yang baik, berarti ada yang perlu diubah. Sebaliknya, jika portofolio anda di tahun 2017 terlihat memuaskan, anda mungkin bisa menambah dana untuk megoptimalkan hasil yang anda terima. Jika anda ragu, anda bisa meminta bantuan professional untuk menganalisa kembali portofolio anda. Apapun yang anda putuskan, pastikan anda menata dengan baik rencana keuangan di tahun 2018.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

BIGTheme.net • Free Website Templates - Downlaod Full Themes
Ahsanul KabirWeb Development