Arus Akumulasi Bitcoin Cetak ATH Baru, Tanda Bull Run Segera Dimulai?

Indah

Arus Akumulasi Bitcoin Cetak ATH Baru, Tanda Bull Run Segera Dimulai?

Kelasinvestasi.com Arus Akumulasi Bitcoin Cetak ATH Baru, Tanda Bull Run Segera Dimulai? – Julio Moreno, yang menjabat sebagai Kepala Penelitian di Cryptoquant, telah menjadi pionir dalam mengamati tren yang signifikan dalam cara kepemilikan dan perdagangan Bitcoin berkembang dengan rekor-rekor baru. Berdasarkan data yang disediakan oleh Cryptoquant, terjadi lonjakan besar dalam aliran masuk Bitcoin ke dalam dompet Akumulasi Bitcoin, mencapai puncak tertinggi sepanjang masa. Hal ini menandakan adanya kecenderungan yang kuat dalam memegang Bitcoin sebagai investasi jangka panjang, di mana dompet tersebut menerima BTC namun jarang, atau bahkan tidak pernah, mengirimkannya keluar.

Arus Akumulasi Bitcoin Cetak ATH Baru, Tanda Bull Run Segera Dimulai?

Dalam satu tulisan terperinci di platform X, Moreno secara rinci menjelaskan dampak reli harga Bitcoin baru-baru ini. Sehingga mengakibatkan lonjakan signifikan dalam jumlah orang yang mengalir ke alamat-alamat akumulasi kripto tersebut.

Dengan penggunaan bahasa yang santai, Moreno menggambarkan bagaimana permintaan yang luar biasa tingginya tercermin dalam lonjakan aktivitas ke alamat-alamat akumulasi Bitcoin, seperti yang ia sampaikan melalui unggahan di platform media sosial, “Ini luar biasa! Permintaan terus naik dan aliran ke alamat akumulasi Bitcoin mencapai titik tertinggi yang pernah ada!”

Fenomena ini menandakan tumbuhnya kepercayaan investor pada nilai jangka panjang dari Bitcoin. Namun, Moreno juga menunjukkan sikap hati-hati dengan menyebutkan bahwa lonjakan harga BTC yang cepat. Lonjakan ini bisa menimbulkan sinyal-sinyal peringatan tentang potensi pemanasan pasar yang berlebihan. Dengan cara yang lebih santai, dia menyoroti bagaimana indikator siklus pasar bull-bear Bitcoin menunjukkan tanda-tanda fase pemanasan berlebihan saat harga BTC melesat melewati angka US$60.000.

Dalam menguatkan argumennya, Moreno merujuk pada data historis, menunjukkan bahwa tanda-tanda pemanasan berlebihan terakhir kali terlihat pada bulan Desember tahun sebelumnya. Dengan bahasa yang lebih santai, dia menggambarkan bagaimana setelah reli sebesar 83%, Bitcoin kemudian memasuki periode konsolidasi, sebuah pola yang tampaknya berulang dalam siklus pasar kripto. Informasi ini penting untuk memahami volatilitas yang melekat pada Bitcoin dan untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan penyesuaian pasar.

Dinamika Moreno

Moreno memberikan wawasan tentang dinamika hadiah bagi para penambang Bitcoin. Dalam gaya yang lebih informal, dia menyampaikan pandangannya bahwa kondisi pasar saat ini mungkin menghasilkan hadiah yang tidak proporsional bagi para penambang Bitcoin, sebuah situasi yang biasanya menandakan pasar yang terlalu panas.

Pandangan ini khususnya relevan pada Desember 2023, saat terjadi reli signifikan dalam harga BTC yang menyebabkan lonjakan mencolok dalam hadiah bagi para penambang. Moreno tidak hanya berfokus pada indikator pasar dan hadiah penambang, tetapi dia juga menyoroti tingkat keuntungan yang masih belum direalisasi di antara para trader, yang mencapai 45%.

Persentase yang tinggi ini menandakan potensi fase pengambilan keuntungan, di mana investor mungkin mulai menjual Bitcoin mereka untuk mengambil keuntungan, yang mungkin memicu kenaikan volatilitas pasar.

S2F

Di satu sisi, para ahli kripto di komunitas analisis mendapati diri mereka menerima proyeksi optimis dari seorang analis anonim yang dikenal dengan sebutan PlanB. Berdasarkan analisis grafik Stock-to-Flow (S2F), PlanB berpendapat bahwa tahap akumulasi untuk Bitcoin telah usai. Dengan membuka jalan bagi fase pasar bullish yang ditandai oleh minat beli yang menggila dan aktivitas pasar yang meningkat pesat.

Menurut laporan Crypto Intelligence, PlanB memproyeksikan periode FOMO selama sekitar 10 bulan yang akan menimbulkan gejolak harga yang ekstrem. Gejolak dengan lonjakan harga yang tajam diikuti oleh penurunan dramatis. Pola ini menegaskan sifat tinggi risiko dan tinggi imbalan dari investasi dalam Bitcoin.

Prediksi ini muncul tak lama setelah Bitcoin melewati angka US$60.000 untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Ini menandakan kemungkinan perubahan yang signifikan dalam dinamika pasar. Meskipun mengalami sedikit penurunan setelahnya, harga Bitcoin tetap kokoh, mencerminkan ketahanan kripto ini serta pandangan optimis di pasar.

Namun demikian, keandalan model prediktif seperti S2F telah menjadi bahan perdebatan di dalam komunitas kripto. Meskipun model ini populer dan telah berhasil memprediksi pergerakan harga Bitcoin sebelumnya. Proyeksi model tidak selalu sepenuhnya sejalan dengan hasil pasar yang sebenarnya.

Contohnya, pada awal Agustus 2021, model S2F memperkirakan bahwa Bitcoin akan melewati angka US$100.000. Sebuah target yang sulit untuk tercapai mengingat bahwa pada saat itu harga Bitcoin hanya berkisar di sekitar US$44.000.

Faktor Pendukung Bull Run Bitcoin

Faktor Pendukung Bull Run Bitcoin

Selain dari arus akumulasi ATH, ada beberapa faktor tambahan yang turut mendukung kemungkinan terjadinya kenaikan nilai Bitcoin yang signifikan:

1.      Pertumbuhan dalam adopsi oleh institusi

Semakin banyak lembaga keuangan besar dan perusahaan multinasional yang mulai melirik investasi pada Bitcoin. Hal ini tidak hanya meningkatkan permintaan akan mata uang kripto ini tetapi juga menciptakan stabilitas dalam harga.

2.      Dampak inflasi global

Dalam suasana ketidakpastian ekonomi global, Bitcoin menjadi semacam tempat berlindung dari dampak inflasi. Ini disebabkan oleh sifat terbatasnya pasokan Bitcoin dan tidak adanya kemampuan pemerintah untuk memanipulasi nilai aset ini.

3.      Kemajuan dalam teknologi blockchain

Terus berkembangnya inovasi di bidang teknologi blockchain juga memberikan kontribusi pada peningkatan utilitas dan fungsionalitas Bitcoin. Dengan perkembangan ini, Bitcoin menjadi semakin menarik bagi berbagai kalangan, baik sebagai alat investasi maupun sebagai sistem pembayaran alternatif.

Kesimpulan

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa berbagai faktor tersebut berpotensi untuk memperkuat pergerakan positif Bitcoin ke depannya. Dari pertumbuhan adopsi institusional hingga peran Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi global, serta kemajuan teknologi blockchain yang terus meningkatkan nilai dan potensi Bitcoin. Dalam pandangan ini, Bitcoin tetap menjadi subjek yang menarik bagi investor dan pengamat pasar. Hal ini untuk terus dipantau dalam perjalanan potensialnya menuju masa depan yang lebih cerah.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment